In Memoriam Arief Bahtiar ST., MT.

Innalillahi wainna ilaihi rojiun. Telah berpulang ke rahmatullah Kepala Pengembangan Platform e-Learning ITB, Bpk. Arief Bahtiar ST., MT. Beliau meninggal di usia 40 tahun di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung, Minggu 12 Agustus 2018.  Bapak Arief Bahtiar meninggalkan seorang istri dan tiga orang anak yang masih kecil.

Semasa hidupnya beliau dikenal sebagai sosok yang cerdas, pekerja keras dan berdedikasi untuk pengembangan Teknologi Informasi di almamaternya Institut Teknologi Bandung, khususnya di bidang e-Learning. Beliau tercatat sebagai Kepala Comlabs-USDI ITB s/d tahun 2015, dan koordinator Blendedlearning ITB sebelum UPT e-Learning ITB didirikan pada tahun 2015.  Usaha dan kerja kerasnya untuk mensosialisasikan e-Learning sebagai metode baru dalam menunjang pembelajaran tidaklah sia-sia, kini ratusan dosen telah terdaftar sebagai pengguna layanan e-Learning. Atas perjuangannya pula bersama Bpk Mervin Hutabarat, PhD, UPT e-Learning akhirnya didirikan pada tahun 2015. Tak jarang beliau diundang sebagai pembicara pada event pelatihan dan diberikan kepercayaan sebagai pakar untuk mengembangkan e-Learning di beberapa instansi pemerintahan, Korporasi, Perguruan Tinggi, bahkan Kepolisian.

Walaupun memiliki segudang prestasi, di lingkungan sekitar Bpk. Arief Bahtiar tetaplah dikenal sebagai sosok yang sederhana, ramah, sering membantu sesama dan senang untuk berbagi ilmu. Maka tak aneh ketika beliau dirawat di rumah sakit, tidak habis-habis orang yang menjenguknya. Begitu pun ketika beliau meninggal, berbondong-bondong keluarga, tetangga, rekan kerja, dan kerabat dekat menyolatkan dan mengantarkan jenazahnya ke tempat peristirahatan terakhirnya. Beliau dimakamkan malam hari itu juga di Kec. Majalaya, Kab. Bandung , yang merupakan tempat masa kecilnya dihabiskan.

Walaupun raganya telah tiada, namun seorang Arief Bahtiar akan selalu dikenang di hati kami dan dalam sejarah perkembangan e-Learning di Indonesia.

Selamat jalan pak, semoga kebaikan yang selama ini telah dilakukan menjadi penerang jalanmu, serta ilmu yang kau berikan menjadi amal jariyah yang tidak akan pernah putus. Dan bagi keluaga yang ditinggalkan, semoga diberikan kesabaran, keikhlasan dan kekuatan dalam meneruskan perjuangannya.

Berita Terkait